Jakarta, PilarRakyatIndonesia.news – Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, kembali mengalami peningkatan aktivitas vulkanik pada Senin (26/10/2026). Gunung api tersebut tercatat mengalami empat kali erupsi sejak dini hari hingga pagi, dengan tinggi kolom abu mencapai sekitar 500 meter di atas puncak.
Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), erupsi terjadi pada pukul 01.01 WIT, 02.19 WIT, 03.39 WIT, dan 08.34 WIT. Kolom abu yang teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan bergerak ke arah barat laut.
Dalam laporan aktivitas Gunung Ibu, PVMBG menyebutkan erupsi terakhir terjadi pada pukul 08.34 WIT dengan tinggi kolom abu sekitar 500 meter di atas puncak, atau mencapai kurang lebih 1.825 meter di atas permukaan laut.
Erupsi tersebut terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan durasi selama 52 detik.
Status Waspada, Warga Diminta Menjauhi Kawah
Hingga laporan ini disampaikan, Gunung Ibu masih berada pada Level II atau Waspada. PVMBG mengimbau masyarakat di sekitar gunung serta pengunjung dan wisatawan agar tidak melakukan aktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif.
Selain itu, masyarakat diminta menghindari perluasan sektoral sejauh 3,5 kilometer ke arah utara dari kawah aktif, sesuai dengan rekomendasi keselamatan yang dikeluarkan PVMBG.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bahaya aktivitas vulkanik yang dapat mengancam keselamatan masyarakat di sekitar kawasan gunung.
Warga Diimbau Menggunakan Masker Saat Hujan Abu
PVMBG juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan apabila terjadi hujan abu vulkanik. Warga yang beraktivitas di luar rumah disarankan menggunakan masker untuk melindungi hidung dan mulut, serta kacamata pelindung untuk mengurangi risiko paparan abu terhadap mata.
Masyarakat diharapkan tidak mendekati kawasan berbahaya dan senantiasa mengikuti arahan pemerintah daerah serta petugas terkait.
PVMBG turut mengingatkan warga agar tidak mudah mempercayai informasi yang sumbernya tidak jelas maupun menyebarkan kabar bohong atau hoaks mengenai aktivitas Gunung Ibu.
Untuk memperoleh informasi yang akurat dan terbaru, masyarakat diminta memantau perkembangan aktivitas vulkanik melalui kanal resmi PVMBG.
Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat juga diharapkan terus berkoordinasi dengan PVMBG di Bandung maupun Pos Pengamatan Gunung Ibu di Gam Ici guna mendapatkan informasi terkini dan memastikan langkah mitigasi berjalan dengan baik.
Masyarakat di sekitar Gunung Ibu diimbau tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, dan mematuhi seluruh rekomendasi keselamatan dari pihak berwenang.