Loncat ke konten
News

Banjir di Nias Barat, Anak-anak dan Lansia Terjebak di Lantai Dua Rumah

Banjir menerjang Nias Barat, Sumatera Utara, setelah Sungai Lahomi dan Sungai Moro'o meluap akibat hujan deras sejak Minggu (6/9/2026). Video viral memperlihatkan lansia dan anak-anak terjebak di lantai dua rumah sambil menunggu evakuasi.

Editor Redaksi 2 menit baca 3 kali dibaca
Banjir di Nias Barat, Anak-anak dan Lansia Terjebak di Lantai Dua Rumah — News

TV Rakyat — Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Nias Barat, Sumatera Utara, sejak Minggu (6/9/2026) berubah menjadi bencana. Air yang turus terun membuat Sungai Lahomi meluap yang berujung menerobos masuk pemukiman warga di Desa Tiga Serangkai. Memaksa ratusan keluarga berjuang menyelamatkan diri dari derasnya terobosan air.

Seorang pengguna media sosial Threads @_nyai.dasimah membagikan sebuah rekaman video, memperlihatkan tempat tinggalnya yang mulai terendam air berwarna kecoklatan. Dalam rekaman tersebut, si pemilik rumah hanya bisa menunggu, terpaku, melihat ruang-ruang bagian bawah rumah semakin digenangi air.

Hujan deras memang menjadi pemicu, namun banjir besar nyaris tidak pernah lepas dari persoalan lama: tata ruang, pendangkalan sungai, alih fungsi lahan, dan kesiapsiagaan yang kerap baru diuji setelah air naik. Ketika peringatan dini lemah dan jalur evakuasi minim, warga tinggal berhadapan langsung dengan air.

Upaya evakuasi dilaporkan terus berlangsung. Namun di tengah akses wilayah kepulauan yang terbatas dan cuaca yang masih tidak bersahabat, perjuangan itu jauh dari mudah. Mereka yang menunggu di lantai dua rumahnya bukan sekadar korban banjir; mereka adalah warga yang berhak atas sistem perlindungan yang bekerja sebelum air setinggi lutut, bukan setelah air menyentuh langit-langit.

Banjir akan surut. Namun jika pelajaran lama terus diulang dan persoalan akar tidak diatasi, Sungai Lahomi akan kembali meluap. Oleh sebab itu, perlu adanya perhatian lebih terhadap alam.

Diskusi

Komentar (0)

Sudah punya akun? Masuk supaya nama terisi otomatis. Komentar tamu ditinjau redaksi sebelum tayang.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Berita terkait