Loncat ke konten
News

Hilang Kontak di Selat Sunda, Tim SAR Temukan Pelampung Rusak Saat Cari 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal

Editor Redaksi 2 menit baca 7 kali dibaca
Hilang Kontak di Selat Sunda, Tim SAR Temukan Pelampung Rusak Saat Cari 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal — News

Jakarta, TV Rakyat — Semangat dalam melancarkan operasi pencarian lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sundaterus membara. Memasuki hari ketiga operasi pencarian, Tim SAR gabungan akhirnya menemukan sebuah petunjuk di tengah perairan Selat Sunda yang menjadi sorotan utama.

Sebuah pelampung ditemukan mengambang di tengah laut pada Kamis (10/9/2026). Saat dievakuasi oleh tim, kondisi pelampung tersebut terlihat mengalami kerusakan di beberapa bagian. Temuan ini langsung mendapat perhatian serius dari Tim SAR, mengingat rombongan hilang sempat menggunakan fasilitas keselamatan kapal sebelum kehilangan kontak.

Meski demikian, hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian resmi bahwa pelampung tersebut merupakan milik rombongan yang tengah dicari. Investigasi lebih lanjut terus dilakukan untuk memastikan kebenaran petunjuk tersebut.

Dalam upaya memaksimalkan pencarian, area operasi kini telah diperluas menjadi enam sektor. Langkah ini diambil dengan harapan setiap kemungkinan dapat ditelusuri dan keberadaan seluruh korban segera diketahui dengan pasti.

Kondisi laut yang tidak bersahabat serta medan pencarian yang sulit menjadi tantangan tersendiri bagi tim gabungan. Meski demikian, mereka terus bergerak menyisir wilayah-wilayah yang diduga menjadi lokasi keberadaan para korban tanpa kenal lelah.

Operasi pencarian ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan kerja di lapangan, khususnya bagi jurnalis yang bertugas meliput bencana di daerah terpencil. TV Rakyat akan terus memantau perkembangan terkini dari lokasi pencarian.

Diskusi

Komentar (0)

Sudah punya akun? Masuk supaya nama terisi otomatis. Komentar tamu ditinjau redaksi sebelum tayang.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Berita terkait