Partai Rakyat Indonesia Targetkan 50 Kursi DPR RI pada Pemilu 2029, Dorong Keterwakilan Perempuan 40 Persen
Partai Rakyat Indonesia (PRI) menargetkan 50 kursi DPR RI pada Pemilu 2029 dan berkomitmen meningkatkan keterwakilan perempuan hingga 40 persen.
JAKARTA, TVRakyat.News — Partai Rakyat Indonesia (PRI) menetapkan target untuk meraih 50 kursi DPR RI pada Pemilu 2029. Target tersebut menjadi bagian dari agenda konsolidasi dan persiapan partai menghadapi kontestasi politik nasional mendatang.
Selain menargetkan perolehan kursi di parlemen, PRI juga menegaskan komitmennya untuk meningkatkan keterwakilan perempuan dengan menetapkan target 40 persen keterwakilan perempuan dalam proses politik dan pencalonan partai.
Langkah tersebut diarahkan untuk memperluas ruang partisipasi perempuan sekaligus mendorong semakin banyak perempuan terlibat dalam proses pengambilan keputusan politik dan memperjuangkan aspirasi masyarakat di parlemen.
Ketua Umum Partai Rakyat Indonesia, Muhammad Nazaruddin, mengatakan target 50 kursi DPR RI merupakan bagian dari strategi jangka panjang PRI dalam membangun kekuatan organisasi dan memperluas keterwakilan politik masyarakat.
“PRI menargetkan pada Pemilu 2029 dapat memperoleh 50 kursi DPR RI. Target ini harus diikuti dengan kerja organisasi yang serius, konsolidasi yang kuat, serta keberanian untuk memberikan ruang yang lebih besar kepada seluruh elemen masyarakat, termasuk perempuan,” ujar Muhammad Nazaruddin.
Menurut Nazaruddin, keterlibatan perempuan dalam politik tidak semata-mata berkaitan dengan pemenuhan persentase keterwakilan, tetapi juga menyangkut kesempatan bagi perempuan untuk mengambil peran strategis dalam organisasi maupun lembaga perwakilan.
“Kami ingin keterwakilan perempuan bukan hanya menjadi angka atau sekadar memenuhi persyaratan. Perempuan harus diberikan kesempatan untuk tampil, berproses, menjadi calon pemimpin dan ikut menentukan arah kebijakan yang menyangkut kepentingan rakyat,” katanya.
PRI menilai peningkatan keterwakilan perempuan menjadi salah satu bagian penting dalam membangun sistem politik yang lebih inklusif. Dengan target 40 persen, partai tersebut ingin mendorong kader perempuan agar semakin aktif dalam proses kaderisasi, kepengurusan, pencalonan legislatif, hingga pengambilan keputusan politik.
Komitmen tersebut juga sejalan dengan langkah PRI dalam memperkuat kaderisasi perempuan melalui organisasi dan struktur partai. Sebelumnya, Nazaruddin menyampaikan bahwa PRI telah menerapkan keterwakilan perempuan dalam struktur partai dan berkomitmen untuk meningkatkan peran perempuan apabila memperoleh amanah dari masyarakat.
Dari sisi organisasi, target 50 kursi DPR RI akan dibarengi dengan penguatan struktur partai di berbagai daerah. Pada Agustus 2026, Nazaruddin menyebut struktur PRI telah terbentuk di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota, serta partai menargetkan pembentukan 7.828 Pimpinan Anak Cabang (PAC) hingga akhir 2026.
Nazaruddin menegaskan bahwa pencapaian target Pemilu 2029 membutuhkan kerja bersama seluruh jajaran partai dan kader di daerah.
“Target 50 kursi bukan hanya target pengurus pusat. Ini merupakan target bersama yang harus diwujudkan melalui konsolidasi, kaderisasi dan kerja nyata di tengah masyarakat. Kami ingin PRI hadir membawa aspirasi masyarakat dan memberikan ruang yang luas bagi kader-kader terbaik, baik laki-laki maupun perempuan,” tegasnya.
Dengan persiapan yang dilakukan sejak jauh hari, PRI menempatkan konsolidasi organisasi, kaderisasi, peningkatan keterwakilan perempuan, serta perluasan basis dukungan masyarakat sebagai bagian dari persiapan menuju Pemilu 2029.
Target tersebut selanjutnya akan menjadi salah satu acuan PRI dalam memperkuat struktur dan mempersiapkan kader untuk menghadapi tahapan Pemilu 2029.
Dokumentasi
Galeri
1 foto