PT BIKE Tbk Paparkan Kondisi Keuangan dan Kegiatan Usaha dalam Public Expose Insidentil
JAKARTA, 24 September 2026 – PT BIKE Tbk menyelenggarakan Public Expose Insidentil pada Rabu (24/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi perseroan untuk menyampaikan informasi mengenai kondisi perusahaan, kegiatan usaha, serta sejumlah rencana pengembangan bisnis kepada publik dan investor.
Dalam pemaparannya, manajemen PT BIKE Tbk menyampaikan bahwa pergerakan harga saham perseroan merupakan bagian dari dinamika perdagangan di pasar modal. Perseroan juga menjelaskan kondisi dan kegiatan usaha yang sedang dijalankan.
Kondisi Keuangan per 30 Juni 2026
Berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2026, PT BIKE Tbk mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp12,12 miliar.
Pada periode yang sama, perseroan membukukan rugi bersih sebesar Rp18,18 miliar. Sementara itu, total aset perusahaan tercatat sebesar Rp98,02 miliar, dengan total liabilitas sebesar Rp32,50 miliar dan total ekuitas mencapai Rp65,52 miliar.
Data tersebut menggambarkan posisi keuangan perseroan hingga 30 Juni 2026 dan menjadi bagian dari informasi yang disampaikan dalam Public Expose Insidentil.
Kegiatan dan Rencana Pengembangan Usaha
Dalam kegiatan tersebut, PT BIKE Tbk juga memaparkan sejumlah kegiatan dan rencana pengembangan usaha. Beberapa di antaranya mencakup pekerjaan pembangunan PLTMG 2x100 dengan nilai proyek yang disebut mencapai Rp3,8 triliun, pembangunan Pasar Minggu senilai Rp1,2 triliun, serta pengoperasian resort di Bali dengan nilai yang disebut mencapai Rp1,6 triliun.
Perseroan juga menyampaikan kegiatan pengelolaan tambang batu bara dengan luas sekitar 28.000 hektare di Kalimantan Timur, serta pengelolaan apartemen di kawasan BSD dengan nilai sekitar Rp120 miliar.
Selain kegiatan tersebut, PT BIKE Tbk menyampaikan rencana penambahan kegiatan usaha utama di sejumlah bidang, antara lain energi, teknologi informasi, golf, industri, dan investasi beserta infrastruktur pendukungnya. Rencana tersebut disebut masih dalam tahap kajian oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP).
Perseroan bersama pihak pengendali juga melakukan kajian terhadap rencana pengembangan kelompok usaha melalui sejumlah calon entitas anak perusahaan, di antaranya PT RK, PT PF, PT FDP, PT SMUP, PT MTI, dan PT KBI.
Informasi Pendanaan dan Struktur Usaha
PT BIKE Tbk turut menyampaikan rencana penyediaan fasilitas pendanaan secara bertahap untuk mendukung kebutuhan operasional, pengembangan usaha, serta penyelesaian proyek yang sedang berjalan.
Informasi mengenai kegiatan usaha, kondisi keuangan, dan rencana pengembangan tersebut menjadi bagian dari keterbukaan informasi perseroan kepada publik dan investor.
Melalui Public Expose Insidentil, PT BIKE Tbk menyampaikan informasi mengenai kondisi perusahaan dan kegiatan usahanya berdasarkan data yang tersedia hingga periode pelaporan 30 Juni 2026.