Loncat ke konten
Nasional

Momen Prabowo Terima Menlu Singapura di Hambalang

Presiden Prabowo menerima Menlu Singapura Vivian Balakrishnan di Hambalang. Indonesia dan Singapura perkuat kerja sama penanganan karhutla dan under-invoicing.

M. Fauzan 3 menit baca 1 kali dibaca
Momen Prabowo Terima Menlu Singapura di Hambalang — Nasional

Jakarta — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (28/10/2026). Pertemuan berlangsung secara tertutup setelah pihak Singapura mengajukan permohonan untuk bertemu dengan Kepala Negara.

Berdasarkan keterangan Sekretariat Kabinet, Vivian Balakrishnan bersama Wakil Menteri Luar Negeri Singapura tiba di Jakarta sejak Selasa (27/10/2026) dan kemudian mengajukan permohonan pertemuan dengan Presiden Prabowo.

Dalam pertemuan tersebut, Prabowo didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Sementara itu, Vivian Balakrishnan didampingi Menteri Negara Urusan Luar Negeri dan Dalam Negeri Singapura, Zhulkarnain Abdul Rahim.

Pertemuan di Hambalang ini berlangsung sehari setelah Vivian Balakrishnan bertemu dengan Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir atau yang akrab disapa Tata, di Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat.

Indonesia dan Singapura Perkuat Kerja Sama Penanganan Karhutla

Dalam pertemuan bilateral pada Selasa (27/10/2026), Indonesia dan Singapura membahas peluang memperkuat kerja sama dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla), termasuk melalui pembentukan satuan tugas bersama atau joint task force.

Kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya berfokus pada penanganan karhutla, tetapi juga membuka jalan bagi kolaborasi dalam menghadapi tantangan lintas negara lainnya, termasuk praktik manipulasi penurunan nilai faktur atau under-invoicing.

Menteri Luar Negeri RI Tata menyampaikan bahwa pembentukan satuan tugas bersama menjadi langkah awal untuk memperkuat koordinasi kedua negara dalam mengatasi persoalan tersebut.

“Kerja sama ini adalah langkah awal. Harapan kami, langkah ini juga dapat membuka jalan untuk mengatasi tantangan bersama lainnya seperti manipulasi penurunan nilai faktur (under-invoicing),” kata Tata dalam pernyataan pers bersama di Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Selasa (27/10/2026).

Telusuri Aliran Dana Perusahaan yang Diduga Terlibat Karhutla

Tata menjelaskan, upaya satuan tugas bersama akan diawali dengan penelusuran terhadap korporasi yang diduga terlibat dalam kasus kebakaran hutan dan lahan.

Langkah tersebut mencakup pertukaran informasi, intelijen keuangan, serta pengumpulan bukti lintas negara untuk mendukung penanganan kasus secara lebih efektif.

Menurut Tata, penanganan karhutla membutuhkan pendekatan yang lebih luas karena dampaknya dapat melintasi batas wilayah negara. Oleh sebab itu, penelusuran aliran dana perusahaan yang diduga terlibat menjadi salah satu aspek penting dalam kerja sama tersebut.

“Asap dapat melintasi batas negara, begitu pula aliran dana. Oleh karena itu, kita harus menelusuri jejak keuangan (money trail) yang ditinggalkan oleh perusahaan-perusahaan ini,” jelas Tata.

Pertemuan Presiden Prabowo dengan Menlu Singapura di Hambalang menjadi bagian dari rangkaian komunikasi diplomatik kedua negara. Namun, rincian pembahasan dan hasil khusus dari pertemuan tertutup tersebut belum diungkapkan secara terperinci dalam keterangan yang tersedia.

Kerja sama Indonesia dan Singapura diharapkan dapat memperkuat penanganan persoalan lintas negara, meningkatkan transparansi keuangan, serta mendorong penegakan hukum yang lebih efektif melalui koordinasi antarlembaga kedua negara.

Diskusi

Komentar (0)

Sudah punya akun? Masuk supaya nama terisi otomatis. Komentar tamu ditinjau redaksi sebelum tayang.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Berita terkait