Loncat ke konten
Ekonomi

BIKE Perluas Bisnis Energi, PT KBI Raih Kontrak Rp3,8 Triliun

BIKE memperluas bisnis energi dan infrastruktur setelah PT KBI meraih kontrak EPC PLTMG 200 MW di Bali senilai sekitar Rp3,8 triliun.

Kevin Maldini Yusuf 3 menit baca 6 kali dibaca
BIKE Perluas Bisnis Energi, PT KBI Raih Kontrak Rp3,8 Triliun — Ekonomi

Jakarta, PilarRakyatIndonesia.news – PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BEI: BIKE) terus memperkuat transformasi dan ekspansi bisnis melalui pengembangan portofolio di sektor energi dan infrastruktur. Terbaru, PT KBI, anak perusahaan dalam kelompok usaha BIKE, berhasil memperoleh kontrak strategis senilai sekitar Rp3,8 triliun untuk proyek Engineering, Procurement and Construction (EPC) Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) berkapasitas 2 × 100 megawatt (MW) di Bali, bekerja sama dengan PT PLN Indonesia Power (PLN IP).

Perolehan kontrak tersebut menjadi langkah penting bagi kelompok usaha BIKE dalam memperluas cakupan bisnis sekaligus memperkuat keterlibatan perusahaan dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Indonesia.

Proyek PLTMG dengan kapasitas total 200 MW tersebut merupakan bagian dari pengembangan infrastruktur energi untuk mendukung kebutuhan pasokan listrik di wilayah Bali. Proyek ini juga menjadi peluang bagi PT KBI untuk meningkatkan kapabilitas dalam menangani pekerjaan konstruksi dan pengembangan fasilitas ketenagalistrikan berskala besar.

Perkuat Posisi di Sektor Energi dan Infrastruktur

Keberhasilan memperoleh kontrak tersebut menjadi salah satu implementasi strategi transformasi bisnis BIKE, yang diarahkan pada pengembangan kelompok usaha dengan portofolio lebih terdiversifikasi, berkelanjutan, dan memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang.

Melalui pengembangan sektor energi dan infrastruktur, BIKE berupaya memperluas sumber kegiatan usaha serta meningkatkan kemampuan kelompok usaha dalam berpartisipasi pada proyek-proyek pembangunan strategis nasional.

Sektor energi dan infrastruktur dinilai memiliki peluang pengembangan seiring meningkatnya kebutuhan listrik, penguatan sistem ketenagalistrikan, serta pembangunan fasilitas pendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Proyek EPC PLTMG Bali Senilai Rp3,8 Triliun

Proyek EPC PLTMG 2 × 100 MW Bali mencakup pekerjaan engineering atau rekayasa teknik, procurement atau pengadaan material dan peralatan, serta construction atau pelaksanaan konstruksi sesuai spesifikasi teknis dan ketentuan kontrak.

Dengan nilai kontrak sekitar Rp3,8 triliun, proyek tersebut menjadi salah satu pencapaian bisnis penting bagi PT KBI dan kelompok usaha BIKE.

Pelaksanaan proyek diharapkan menjadi momentum bagi PT KBI untuk memperkuat kompetensi teknis dan operasional, meningkatkan kemampuan pengelolaan proyek berskala besar, serta memperluas pengalaman dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.

Selain itu, keterlibatan dalam proyek ini membuka peluang untuk memperkuat jaringan kerja sama dengan para pemangku kepentingan di sektor energi, termasuk melalui sinergi dengan mitra strategis dan penjajakan peluang usaha lainnya.

Dorong Transformasi dan Pertumbuhan Berkelanjutan

Direksi BIKE menyampaikan bahwa pencapaian PT KBI merupakan bagian dari strategi perseroan untuk membangun kelompok usaha yang lebih kuat, adaptif, dan kompetitif.

Perolehan kontrak EPC PLTMG 2 × 100 MW Bali senilai sekitar Rp3,8 triliun dinilai mencerminkan upaya perusahaan dalam mengembangkan peluang usaha di sektor energi dan infrastruktur serta memperluas portofolio ke bidang yang memiliki prospek jangka panjang.

Ke depan, BIKE berencana terus mendorong pengembangan anak perusahaan, memperkuat sinergi usaha, dan mengoptimalkan peluang bisnis strategis. Langkah tersebut diarahkan untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan sekaligus menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan.

Prospek Pengembangan Bisnis BIKE

Perolehan kontrak strategis oleh PT KBI diharapkan menjadi salah satu fondasi bagi pengembangan bisnis kelompok usaha BIKE pada masa mendatang.

Melalui ekspansi di sektor energi dan infrastruktur, perusahaan berupaya memperkuat posisi bisnis sekaligus mengambil bagian dalam pengembangan fasilitas ketenagalistrikan yang mendukung kebutuhan energi nasional.

Keberhasilan pelaksanaan proyek tersebut akan menjadi salah satu aspek penting dalam merealisasikan strategi ekspansi perusahaan. Dengan penguatan kapabilitas operasional dan pengembangan portofolio usaha, BIKE menargetkan pertumbuhan bisnis yang lebih berkelanjutan di tengah peluang pembangunan infrastruktur energi di Indonesia.

Dokumentasi

Galeri

3 foto

Diskusi

Komentar (0)

Sudah punya akun? Masuk supaya nama terisi otomatis. Komentar tamu ditinjau redaksi sebelum tayang.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Berita terkait